Showing posts with label blogging. Show all posts
Showing posts with label blogging. Show all posts

Thursday, March 11, 2010

Rileks...Mengerjakan Blog Butuh Waktu

 


Ada tip menarik dari Barbara di BloggingWithoutABlog soal bagaimana sebaiknya kita menyikapi aktifitas blogging. Blogging katanya adalah hobby, sama seperti hobby lainnya. Barbara kemudian bicara soal quilting, membuat kain dari perca. Ini yang dikatakannya:



...when someone decides to make a quilt  they don’t race to get it done. No. They take time to find a pattern. Then they pick out the perfect fabric. They’ll carefully cut out each piece and painstakingly start making their blocks. When their blocks are done, they’ll arrange them “just so”, stitch them together, etc….. It may be years before the quilt is done.

ketika seseorang memutuskan membuat quilt (lihat gambar), mereka tidak terburu-buru menyelesaikannya. Tidak, mereka perlu waktu untuk mendapatkan pola, mencari bahan yang pas, memotong tiap bagian dan sedikit demi sedikit mulai membentuk potongan. Ketika potongan itu terbentuk, mereka kemudian menyusunnya "begitu saja", menyambungkannya satu sama lain dst... Bisa jadi perlu waktu bertahun-tahun agar quilt itu selesai.

Analogi yang bagus. Di awal memulai blog, ada dorongan untuk (tergesa-gesa) segera menerbitkan apapun dalam jumlah banyak. Padahal untuk apa isi blog kita buat banyak kalau tidak ada yang baca?

Soal ini memang bisa dirasakan banyak orang. Menemukan sesuatu yang baru apalagi menarik, selalu membuat kita ingin banyak-banyak mencoba.
read more...

Apa Itu Search Engine?

Search engine adalah program yang digunakan untuk mencari informasi di lingkungan tertentu dan menyimpannya dalam database. Istilah ini seringkali terlalu dikaitkan dengan Internet search engine, yakni search engine yang didisain khusus untuk pencarian informasi di Internet. Sebenarnya search engine bisa juga dimanfaatkan untuk pencarian konten offline seperti misalnya katalog perpustakaan, konten hardisk di komputer pribadi, atau katalog koleksi museum dsb. Search engine membantu kita mengorganisir dan menampilkan informasi sedemikian rupa sehingga informasi tsb mudah diakses.

Ada tiga hal menyangkut search engine: crawling, indexing, dan searching. Sewaktu crawling, search engine mencari konten baru yang tidak ditemukan pada crawl terakhir, termasuk update file dan halaman web. Kemudian ia mengindex informasi yang didapat, mengambil keyword lalu mengelompokkannya. Di Internet misalnya, indexing sangat dipengaruhi oleh keyword dan meta tag yang menyediakan informasi mengenai halaman web.

Jika informasi sudah diindex, informasi mengenai bagaimana cara mengakses informasi tsb kemudian disimpan dalam database. Sebagian search engine juga membuat “cache” agar pengambilan informasi ketika diperlukan menjadi lebih mudah. Ketika kita melakukan pencarian, search engine kemudian menampilkan hasil yang diperluas berdasar relevansinya. Pencarian “apel” misalnya, akan memunculkan hasil mengenai hal-hal yang berkaitan dengan apel, termasuk misalnya, “apa itu apel?” demi kenyamanan pengguna.

Walau semua search engine bekerja dengan cara serupa tetapi kegunaannya bisa cukup bervariasi. Search engine didasarkan pada algoritma kompleks untuk menentukan relevansi hasil pencariannya, terutama hasil pencarian keyword-keyword generik. Pengguna cenderung lebih menyukai search engine yang menampilkan hasil pencarian seperti yang mereka harapkan. Google, Yahoo, Lycos dan Altavista misalnya, berlomba melengkapi fitur masing-masing search engine-nya agar hasil pencarian yang ditampilkan lebih relevan dan lebih disukai penggunanya.

Google menjadi sangat terasosiasi dengan proses web search sehingga pencarian di web kini diistilahkan dengan “googling”. Google sendiri sebenarnya tidak terlalu menyukasi hal ini karena khawatir penggunaan huruf kecil pada penyebutan nama perusahaannya, dan penggunaannya secara generik dapat mengurangi nilai jual.


read more...

Blog di Blogger dan WordPress.com

Ini blog kedua dengan nama sama yang saya buat. Mengapa harus lebih dari satu? Apa yang bisa diisikan ke kedua blog itu? Apa satu saja tidak cukup untuk menampung tumpahan pikiran? Honestly, bukan itu yang terutama mendorong untuk membuat lagi blog yang lain. Fitur-fitur yang ditawarkan di kedua platform (Blogger dan Wordpress) yang lebih menarik. Keduanya, karena sama-sama blog, secara generik memang sama, tetapi soal fitur-fitur tambahannya masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Yang paling jelas misalnya, WordPress tidak mengijinkan JavaScript. Ini terasa sangat membatasi. JavaScript jika tidak diijinkan membawa dampak langsung ke urusan monetizing. Iklan tidak bisa dipasang di WordPress. Soal template, WordPress (WordPress.com, not WordPress.org) juga sangat terbatas, template di WordPress hanya bisa dipilih dari yang sudah disediakan. Sebaliknya, Blogger membolehkan JavaScript. Ini suatu keleluasaan yang menyenangkan. Banyak hal bisa dikerjakan dengan JavaScript. Template pada Blogger juga lebih fleksibel. Tersedia banyak free template untuk Blogger yang bisa kita gunakan di blog kita. Mempercantik tampilan blog menjadi sangat lebih mudah di Blogger.

Blogger tidak menyediakan Categori. Jika pada WordPress kita bisa membuat penstrukturan isi menggunakan kategori (taksonomi), pada Blogger sama sekali hal ini tidak bisa dilakukan. Pengelompokkan cukup dilakukan dengan tag (folksonomi). Tetapi kedua metode pengelompokkan ini sama-sama valid. Page pada Blogger juga dibatasi jumlahnya, tidak seperti pada WordPress. Page, pada blog, harus dibedakan dengan entry (post), tidak seperti pada situs statis.

Hal-hal lain yang menyangkut SEO (Search Engine Optimatization) juga masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Entri pada WordPress kini sudah "dijamin" dengan fitur Pubsubhubbub (PusH). Jika sebelumnya menggunakan Ping-o-matic, WordPress melangkah lebih jauh dengan PusH. Dengan fitur ini setiap post yang kita buat, akan segera terindeks di Google sesaat setelah kita klikk "Publish" button.

Apalagi? Tentu sangat sulit membandingkan kedua platform ini karena terlalu banyak yang harus ditelusuri. Oleh karena itu satu-satunya cara adalah dengan membuat blog di kedua platform ini.
read more...

Mempromosikan Blog - Daftar di Direktori Blog

Langkah paling mudah untuk mengenalkan blog, selain memberi komentar di blog orang lain dan submit di search engine adalah dengan mendaftarkan blog di direktori blog. Direktori blog mudah ditemukan dengan "googling" di browser. Tuliskan "free blog directory" , hasilnya bisa kita lihat di search result. List di bawah ini berisi beberapa direktori blog yang layak dicoba:

  1. dmoz - submit blog
  2. BlogCatalog - The Ultimate Blog Directory - Search For Blogs
  3. Blogged - submit blog
  4. BlogLines - submit your blog to the directory
  5. Bloghub - submit blog
  6. TopBlogArea - submit blog
  7. Bloghints - submit blog
  8. BlogTopList - submit blog
  9. Blogernity - submit blog
  10. Blogarama - submit your blog
  11. BlogStreet - blog submissions
  12. Globe of Blogs - submit your rss feed for you blog
  13. Kmax Blog Links - blog submission
  14. BlogDex - submit your blog
  15. Blog Universe - blog submission
  16. PopDex - feed sumbission for web blogs
  17. Blo.gs - blog submissions
  18. BlogTree - blog submission
  19. BritBlog - blog submission
  20. Bloogz - submit your blog
  21. BoingBoing - submit blogs for review
  22. RootBlog - enter the URL of a RSS feed you want to added to the database.
  23. Weblog Directory - submit blog to directory
  24. BlogoSphere EcoSystems - add your weblog
  25. Blogz - add your blog
  26. BlogWatcher - submit the url of your web log
  27. BlogMatcher - submit your blog url
  28. BlogPulse - automated trend discovery system for blogs
  29. Blogdex - add a weblog
  30. Corzblog - blog submissions
  31. BlogSearchEngine - submit your blog
  32. DeskFeeds - rss feed and blog submissions
  33. Blog Dump - submit your online web log to the dump!
  34. WebLog Directory - submit your blog
  35. Weblog Madness - blog sumission sites
  36. Findory - blog submissions
  37. Ploogle - submit blog


read more...

Mempromosikan Blog - Dofollow Nofollow Backlinks

Bagian paling menarik sekaligus menantang dalam urusan blogging adalah bagaimana mempromosikan blog yang kita buat agar bisa dikenali orang. Ya supaya ada komunikasi. Supaya apa yang kita tulis dan sampaikan di blog bisa sampai ke pembaca dan ada hubungan timbal balik. Ide, pemikiran atau apapun bisa lebih bermanfaat jika tersampaikan ke khalayak. Ide, pemikiran juga dengan cara seperti itu bisa teruji dan sudut pandang yang dikandungnya meluas.

Ada dua hal menyangkut bagaimana sebuah blog bisa terpromosikan: PageRank dan Traffic. PagaRank menentukan ada di urutan berapa blog kita tertulis di search results. Bagusnya di halaman satu dan di urutan satu bukan? supaya orang mudah menemukan apa yang kita tulis dalam blog.

Apa yang menentukan PageRank? Link! (Backlink). Yakni link yang berasal dari blog atau situs lain yang mengarah ke blog kita. Google memang menentukan seperti ini. PageRank ditentukan salah satunya oleh berapa banyak backlink yang mengarah ke situs kita. Backlink ini seperti pemilih (voter).



Bayangkan kita menjadi kandidat dalam sauatu pemilihan. Untuk mendapatkan posisi yang kita incar kita harus mendapatkan sebanyak mungkin pemilih. Kandidat dengan pemilih terbanyaklah yang mendapatkan kursi. Backlink bisa kita ibaratkan seperti ini. Untuk meraih posisi tertinggi di search result kita harus dapat sebanyak mungkin backlink.


Ada banyak cara untuk mendapatkan backlink. Yang paling mudah adalah dengan menulis komentar di blog orang lain. Dengan cara ini kita bisa mendapat backlink. Langkah lain adalah dengan mendaftarkan blog kita di direktori blog. Cara ini juga memberi kita backlink. Backlink juga bisa didapat dengan sengaja mengajak pemilik blog lain bertukar link. Kita buat link yang mengarah ke blog mereka, lalu mereka juga melakukan hal sebaliknya. Natural backlink, cara lainnya, bisa didapat dengan membuat post menarik dan bermanfaat sehingga kemudian orang tertarik untuk membuat rujukan ke post tsb. Post yang bagus dan menarik membuat orang lain tertdorong untuk membicarakannya kembali dan menulis ulasan di blognya dengan memberi anchor teks yang merujuk ke blog kita.

Backlink yang kita dapat dengan beragam cara seperti di atas ternyata tidak sama nilainya. Backlink rupanya terkatagori menjadi dofollow dan nofollow. Dofollow backlink diperhitungkan oleh Google menjadi penentu PageRank sementara nofollow backlink tidak. Backlink yang didapat dengan cara memberi komentar di blog orang lain adalah nofollow backlink, kecuali jika blog dimana kita memberi komentar itu adalah dofollow blog. Blog setup awalnya adalah nofollow. Agar blog menjadi dofollow diperlukan setup tambahan. Backlink yang didapat dengan sengaja meminta pertukaran link, tentu saja dofollow dan ini berpengaruh pada kenaikan PageRank.

Jadi harus bagaimana? Haruskah sebanyak-banyaknya kita mengejar backlink? Ya! Dofollow maupun nofollow. Walau tidak berpengaruh pada kenaikan PageRank, nofollow backlink tetap diperlukan karena tetap diindex oleh Google, itu artinya, walaupun tidak mempengaruhi kenaikan PageRank, nofollow link tetap muncul di search result. Traffic bisa didapat dengan cara ini.

read more...